Proses beternak kroto tersebut cukup mudah. Hanya dengan menyiapkan bahan-bahan seperti triplek, bambu, toples, dan bibit kroto kita bisa membudidayakan jenis semut satu ini. selain itu untuk urusan pakan, kroto memerlukan pakan cukup sederhana yaitu manisan atau campuran air dan gula. Namun diperlukan ketelatenan dan konsistensi untuk mendapatkan hasil panen kroto yang melimpah. berikut ulasan selengkapnya untuk berbagai Teknik mudah Beternak kroto.
Baca Juga :
- Alternatif Produk Olahan Jagung Yang Menguntungkan
- 4 Cara Menggali Ide Bisnis yang Perlu Diketahui
- Mencicipi Keuntungan Dari Bisnis Yang Menggiurkan
Budidaya Kroto Bagi Pemula
1. Siapkan kandang/rak krotoKandang untuk beternak kroto berbentuk rak sederhana. Sebenarnya tidak ada aturan baku untuk ukura kandang tersebut. Anda bisa membuat ukuran kandang dengan lebar 60 cm dan panjang 160 cm. Tinggi kandang sebesar 1.5 meter. Anda bisa memanfaatkan sisa kayu, triplek yang ada di sekitar. Usahakan bahan baku kandang tidak tercampur dengan bahan kimia seperti minyak atau cat karena akan menggangu produktivitas kroto.
Kandang Kroto |
Bibit kroto bisa anda dapatkan langsung di alam bebas. Namun jika anda ingin cara yang lebih praktis, anda bisa langsung membelinya di penjual kroto terdekat. Pilih bibit kroto dengan ukuran besar. Selain itu pilih yang pergerakannya aktif karena menandakan kroto siap dibudidayakan. Setelah bibit didapat, taruh bibit tersebut di kandang dengan membuka selotip yang menempel pada toples penyimpanan.
Bibit Kroto |
3. Pemberian pakan
Pemberian pakan kroto mesti diperhatikan sedetail mungkin agar pertumbuhannya baik. Jika di alam bebas kroto biasanya memakan jangkrik, belalang, dan serangga kecil lainnya, maka di kandang yang anda siapkan berilah pakan berupa manisan atau olahan gula. Tebarkan manisan di sekitar area kandang maka kroto akan menyantapnya secara lebih mudah. anda juga bisa memberinya larutan gula yang dicampur dengan air sebagai alternatif pakan kroto.
Pakan Kroto |
4. Panen kroto
Untuk memanen kroto yang perlu disipkan adalah ember atau baskom sebanyak dua buah. Kemudian taburkan tepung di ember agar semut tidak naik ketika dituangkan di ember. Gunakan sarung tangan untuk mengambil kroto. Setelah semua tersaring maka kembalikan lagi sarang pada kandang. Bersihkan kandang terlebih dulu agar nantinya anda bisa menggunakannya kembali untuk mengembangbiakan kroto.
Panen Kroto |
Biasanya kroto sudah siap panen ketika usia 15 sampai 20 hari. Pada saat tersebut rangrang sudah mengeluarkan banyak telur. Namun sangat disarankan pada awal budidaya minimal 6 bulan pertama untuk tidak memanen nya terlebih dulu. Jika koloni sudah bertambah banyak maka hasil panen akan lebih stabil. Anda bahkan bisa memanennya 2 kali dalam 1 bulan.
Itu dia berbagai Teknik Mudah Beternak Kroto bagi pemula yang bisa anda coba. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.